Taşköprüzâde Ahmad Effendi, KEPEMIMPINAN INSANI KESULTANAN MAKNAWI

 


KEPEMIMPINAN INSANI
KESULTANAN MAKNAWI
Judul Asli: Risāla fī Bayān Asrār al-Khilāfa al-Insāniyya wa-l-Sulṭanah al-Maʿnawiyya
14 cm × 21 cm | xii + 78 | EB Garamond
Terbitan I, Juli 2026

Penulis : Taşköprüzâde Ahmad Effendi (w. 968 H)
Penerjemah : Ade Arieska


Risalah ini tidak memulai pembahasannya dari istana, tentara, pejabat, atau wilayah kekuasaan. Taşköprīzāde memulainya dari diri manusia. Manusia dipandang sebagai alam kecil yang menghimpun berbagai unsur alam besar. Di dalam dirinya terdapat sebuah kerajaan. Ruh menduduki kedudukan sebagai penguasa. Akal menjalankan tugas sebagai wazir. Otak menjadi istana tempat berlangsungnya pengaturan. Pancaindra menjadi pintu masuk informasi. Daya khayal menyimpan gambaran, ingatan menjaganya, sedangkan daya pengolah menilai dan membedakan yang benar dari yang keliru. Semua hasil pengamatan kemudian disampaikan kepada akal, lalu diteruskan kepada ruh untuk diolah menjadi amal yang mendekatkan manusia kepada Allah.

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © Penerbit YAD. Designed by OddThemes